You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Cabean Kidul
Cabean Kidul

Kec. Bulu, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda. Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

PEMBINAAN FKD PERDANA TAHUN 2025

KISWATI RODHITU ZULFA 27 Februari 2025 Dibaca 171 Kali
PEMBINAAN FKD PERDANA TAHUN 2025

PEMBINAAN FKD PERDANA TAHUN 2025

DESA CABEAN KIDUL KECAMATAN BULU KABUPATEN REMBANG

Kamis, 27 Februari 2025

☘️Jam : 09.30 WIB - 12.30 WIB

☘️Tempat : Gedung Posbindu

Narasumber dari Puskesmas Bulu :

  1. Pak Rifai (PJ pencegahan pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan Puskesmas Bulu)
  2. Bu Candra (petugas promosi kesehatan/promkes Puskesmas Bulu)

☘️ Pengisian materi

  1. Sosialisasi FKD dlm RDS oleh Bu Nur Sa'adah (Bidan Desa)
  2. DB dan TBC oleh Pak Ahmad Rifai
  3. Sosialisasi program baru yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas bagi yg ultah oleh Bu Candra Agustina

FKD (Forum Kesehatan Desa) adalah wadah koordinasi lintas sektor di desa dalam bidang kesehatan.

Tujuan Pembinaan FKD

  1. Meningkatkan kapasitas dan pemahaman anggota FKD
  2. Memperkuat peran FKD dalam merumuskan kebijakan desa terkait kesehatan
  3. Mendukung integrasi program kesehatan (Posyandu, PHBS, STBM, Gizi, KB, Imunisasi, dll.)
  4. Meningkatkan advokasi dan komunikasi FKD dengan pemerintah desa dan masyarakat

Bentuk Pembinaan FKD

Jenis Kegiatan

Isi Pembinaan

Pelatihan/Workshop

Penguatan peran FKD, perencanaan berbasis data, pemantauan layanan kesehatan

Pendampingan

Oleh Puskesmas, Dinas Kesehatan, atau LSM pendamping

Pertemuan rutin

Evaluasi kegiatan, perencanaan, koordinasi antar anggota

Monitoring & evaluasi

Meninjau capaian program dan menyusun rencana tindak lanjut

Contoh Materi Pembinaan

  1. Tugas dan fungsi FKD
  2. Strategi FKD dalam menyusun Rencana Kerja Desa bidang kesehatan
  3. Pelaporan kegiatan FKD ke Pemdes dan Puskesmas
  4. Pengawasan terhadap mutu pelayanan Posyandu dan fasilitas kesehatan desa

Hasil yang Diharapkan dari Pembinaan FKD

  • FKD aktif menginisiasi kegiatan promotif-preventif
  • FKD mampu menjadi mitra kritis Puskesmas dan Pemerintah Desa
  • FKD menjadi jembatan aspirasi masyarakat terkait masalah kesehatan

Uraian Materi 1 :

- Sosialisasi FKD dalam RDS

  1. Desa siaga yang aktif maka FKD nya harus aktif, dan minimal ada rapat/pertemuan FKD minimal 3 bulan sekali (4x setahun)
  2. Pengertian FKD dan  RDS
  3. Susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) FKD dalam RDS
  4. Tugas ketua FKD, sekretaris FKD, tugas bidang gotong royong FKD
  5. Tugas bidang upaya kesehatan FKD (ketua Pokja 4 pkk desa)
  6. Definisi SMD, pelaksanaan SMD
  7. Definisi MMD, Tujuan MMD.

Uraian materi 2 :

- DB dan TBC

DB merupakan kasus penyakit menular dan tidak penyakit menurun, yang sering terjadi di masyarakat pada musim hujan, penyebab dan gejalanya.

  1. Pencegahan DB dengan 3M plus
  2. Kasus DB yang ditindaklanjuti oleh Puskesmas adalah yang ada bukti suratnya dari RS yang merawat untuk dilakukan PE
  3. Foging dinilai kurang efektif untuk mengatasi masalah DB karena hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan jentik-jentiknya tidak mati dan biayanya juga mahal jadi lebih efektif dengan menguras, menutup dan mendaur ulang (3M plus) seminggu sekali, plusnya : memberikan Abate atau ikan di tempat penampungan yang besar, plus tidur memakai selambu, plus kalau pagi misal ke sekolah / ke tempat kerja memakai lotion anti nyamuk supaya tidak digigit nyamuk.
  4. Usulan pengadaan Abate sendiri dari desa untuk masyarakat karena stok Abate dari DKK ke Puskesmas sangat sedikit cuma 5 kg jadi tidak mencukupi untuk 16 desa di wilayah Kecamatan Bulu.
  5. Dosis pemberian Abate dan jumlah airnya didalam bak mandi
  6. Gerakan 1 rumah 1 Jumantik (G1R1J)

TBC merupakan penyakit menular dan tidak penyakit menurun atau penyakit kutukan, penyebab dan ciri-cirinya

  1. Kader mngirimkan suspek dahak dengan sasaran orang dengan gejala TBC dan orang yang kontak erat dengan pnderita positif TBC dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, setiap desa di target minimal mngirim 20 suspek dalam setahun.
  2. Cara mengedukasi sasaran untuk  mengeluarkan dahak, dan dahak yang dikeluarkan supaya bagus dan bisa diperiksa.
  3. Yang positif TBC bisa di obati di Puskesmas Bulu selama 6 bulan gratis obat program dari pemerintah, TBC terbukti bisa diobati dan bisa disembuhkan.

Uraian Materi 3 :

- Sosialisasi CKG

  1. Program pemerintah terbaru yaitu kado dari pemerintah bagi yang ber ulangtahun berupa cek gratis di Puskesmas terdekat
  2. Meskipun sehat dan tidak sakit tetep lakukan CKG untuk deteksi dini jadi ini beda dengan yang periksa sakit di Puskesmas
  3. Meskipun BPJS nya tidak di Puskesmas Bulu maka bisa melakukan CKG di Puskesmas Bulu dan tetep gratis, jadi beda dengan yang periksa sakit biasa di Puskesmas
  4. Ada 3 cara untuk mendapatkan tiket CKG yaitu : bisa datang langsung ke Puskesmas dan bawa handphone, daftar lewat aplikasi satu sehat mobile, melalu WA chatbot Kemenkes.
  5. Untuk Launching CKG ini per tgl 10 Februari 2025, jadi yang lahir di Bulan Januari masih bisa ikut CKG

Ayo ajak keluarga, tetangga dan masyarakat sekitarnya untuk melakukan CKG di Puskesmas terdekat waktu berulangtahun..

Kabar Rembang